Jumat, 16 Desember 2011

HURUF V

Vagilita: Ke5cenderungan suatu makhluk atau populasi untuk mengubah lokasi atau bersebaranya sesuai dengan perjalanan waktu.
Vaginikola :Makhluk yang suka hidup di celah-celah pelepah daun.
Vaginula : Kaki yang diselubungi sisa dinding arkegonium pada tumbuhan lumut.
Vaksin :Bibit penyakit yang telah dilemahkan dan digunakan sebagai vaksin; zat cair yang mengandung patogen yang sudah lemah atau mati.
Vakuola : Ruangan didalam sitoplasma yang berisi cairan isotonik dengan sitoplasma yang dikelilingi oleh sebuah selaput ; gembungan berisi air dan membran yang terdapat didalam sitoplasma atau sel.
Vakuola autofag: Lisosom yang mengalami pembesaran kettika berada didalam proses pencernaan komponen sel.
Vakuola gas : Vakuola yang memiliki membran berisi gas yang umumnya berkelompok dalam sejumlah sel sianobakteri dan bakteri tertentu.
Vakuola kontraktil : Rongga berdenyut ; tempat keluarnya zat sisa berupa cairan hasil metabolisme pada protozoa.
Vakuom : Keseluruhan sistem vakuola dan cairan yang kandunganya terdapat dalam sebuah sel.
Valvin cycle : Daur reaksi kimia fotosintesis pada tahap tanpa cahaya matahari.
Variabilitas : sifat yang bervariasi dalam bentuk dan kualitas.
Variabilitas poligen : Keadaan berubah-ubah yang disebabkan oleh beberapa gen yang secara individu memiliki pengaruh kecil tetapi jika secara bersama-sama akan menghasilkan tipe-tipe keanekaragaman genetika tertentu.
Variansi genetika: Penyimpangan fenotipe suatu ciri dalam populasi yang disebabkan oleh heterogenan genetika.
Variasi : Keanekaragaman yang yang terdapat pada makhluk hidup sejenis ; penyimpangan penampilan individu suatu kelompok yang disebabkan oleh perbedaan lingkungan atau adanya perbedaan sifat genetika ; keadaan kecil dalam suatu spesies yang disebabkan karena faktor genetis, lingkungan atau kaena keduanya.
Variasi genetika: Varian penampillan individu-individu dalam suatu populasi yang terjadi karena perbedaan genetika.
Variasi geografi: Perbedaan- perbedaaan yang terddapat antara populasi suatu jenis yang terpisah secara geografi.
Varietas: Perbedaan besar dalam suatu spesies yang menyebabkan suatu spesies dapat dibagi atau dibedakan mrnjadi beberapa varietas.
Vaselin: Zat lemak yang terbuat dari minyak bumi yang digunakan untuk bahan campuran pembuat selep.
Vegetarian: Orang yang tidak memakan daging dan hanya memakan sayur-sayuran serta haasil dari tumbuhan.
Vegetaris: Dalam keadaan hanya memakan hasi tumbuhan dan sayur-sayuran.
Vegetasi: Keseluhuran hidup tumbuhan pada suatu daerah.
Vegetasi perawan: Vegetasi yang sesuai dengan iklim dan tanah serta bebasdari pengaruh gangguan luar.
Vegetasi teduhan: Semua lapisan tumbuhan yang terdapat di lantai hutan dan dibawah tajuk pohon.
Vegetatif: Proses perkembangbiakan yang dilakukan secara tidak kawin.
Vektor: Makhluk yang mampu mengangkut atau membawa atau transmisi patogen.
Velamen: Suatu epidermis berlapis banyak yang terdapat pada akar-akar gantung.
Venasi: Sistem lengkap urat-urat pada sayap serangga atau daun tumbuhan .
Ventral: Permukaan yang mendejati sumbu tumbuhan; permukaan bawah atau sisi perut padda organ tubuh hewan.
Ventrikel: Tembolok pada burung; rongga atau ruangan yang terdapat pada jantung atau otak.
Venula: Cabang urat utama pada sayap serangga.
Vernalisasi : Pemberian perlakuan dingin kepada tumbuhan untuk merangsang perbungaanya.
Vernasi: Cara pelipatan daun dalam kuncup.
Vernis: Minyak yang telah dikentalkan dengan melalui pemanasan dengan penambahan getah dan bahan lainya.
Vertebral: Berhungan dengan vertebrata.
Vertebrata: Kelompok hewan yang mempunyai ruas-ruas tulang belakang.
Verteks: Bagian kedua antara mata majemuk serangga; puncak kelapa.
Vesica fellea: Kantung empedu; alat tubuh berbentuk seperti buah alpukat sebagai tempat cairan empedu yang terletak diantara diantara hati dan usus dua belas jari.
Vesica natatoria: Gelembung renang; gelembung pada ikan bertulang sejati yang berfungsi untuk mengatur keseimbangan udara dalam darah dan cairan tubuh dengan air dilingkungan sekitarnya.
Vesikula berlapis: Organel-organel kecil yang terdapat pada sitoplasma kebanyakan tumbuhan.
Vestigial: Sttruktur atau bentuk yang berkembang tidak sempurna.
Viatis: Tumbuhan yang hidup disepanjang tepi jalan.
Vikariad: Jenis kerabat dekat yang diturunkan dari leluhur yang sama.
Vikarian: Keterdapatan takson atau biota berkerabat erat.
Vinkulum: Struktur berbentuk seperti tali.
Virginipar: Makhluk yang berkembang biak hanya dengan partenogenesis.
Viridin: Antibiotik yang memiliki sifat antijamur.
Virulensi: Derajat kemampuan suatu mikroorganisme pathogen untuk menimbulkan suatu penyakit yang diukur dengan beratnya gejala yang diderita oleh inang.
Virus: Mikroorganisme yang dapat menimbulkan penyakit dan tidak dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop biasa dan hanya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop electron; organisme yang memiliki ciri-ciri tersendiri yang tidak dimiliki oleh organisme lainya.
Virus keriting pucuk: Virus penyebab pucuk tunas tumbuhan mengeriting.
Virus mosaik tembakau: Virus penyebab penyakit tanaman tembakau dengan ditandai timbulnya gejala bercak-bercak pada daun.
virus semi berkanjang: Virus yang bertahan hanya beberapa hari saja pada vektornya dalam pemindahan dari tanaman yang terinfeksi ke tanaman yang sehat.
Virus tak berkanjang: Virus yang hanya bertahan beberapa jam pada vektornya dalam masa pemindahan dari tanaman yang terinfeksi ketanaman sehat.
Virus tumbuhan: Virus yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan.
Visin: Suatu bahan yang dihasilkan oleh tumbuhan yang bersifat lengket.
Visinisme: Variasi pada individu atau populasi sebagai akibat berhubungan erat atau bercampur dengan makhluk lain.
Vitalisme: Ajaran yang menyatakan bahwa fenomena kehidupan yang diperlihatkan makhluk merupakan hasil kehendak ilahi dengan daya yang mempengaruhi variasi dan arah evolusi.
Vitalitas: Kemampuan untuk bertahan hidup.
Vitamer: Senyawa-senyawa yang memiliki susunan dan pengaruh fisiologi yang sama dengan susunan kimia.
Vitamin: Zat yang berfungsi sebagai pengatur alat-alat tubuh agar dapat bekerja secara normal; sekumpulan senyawa organic yang dapat saling berkaitan yang dihasilkan oleh tumbuhan dan dibutuhkan dalam jumlah sedikit untuk metabolism dan pertumbuhan normal makhluk.
Vitrifikasi: Perlakuan yang diberikan kepada sel jaringan tumbuhan,mikroorganisme maupun binatang dengan membekukan secara cepat, tetapi dapat hidup kembali jika dicairkan.
Vivipar: Hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan anak; berkecambah ketika masih melekat ditubuh induknya; cara menghasilkan tunas untuk perkembangbiakan secara vegetatif.
Vivipar adenotrof: Suatu bentuk vivipar serangga yang larvanya dipertahankan dalam uterus hingga siap menjadi pupa.
Vivipar homoseol: Fenomena vivipar pada serangga tanpa oviduk yang berkembangbiak secara parthenogenesis dengan genesis dengan memasukkan telur kedalam hemosoel.
Viviseksi: Pembedahan pada hewan yang masih hidup untuk keperluan percobaan faal dan penelitian patologis.
Volume pori: Isi rongga yang dipenuhi udara dalam tanah.
Volutin: Polimer metafosfat inorganic yang terdapat sebagai butir-butir yang membiaskan cahaya dan berfungsi sebagai cadangan fosfat.
Volvariella volvacea: Jamur berguna sebagai bahan pangan yang berprotein tinngi.

Sumber: Camputindo, Amelia.2007.Kamus Lengkap Biologi. GBS; Jakarta

Nama: Dani resta nur diyana
Nim: 201010070311124
kelas: 3 C

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar